Ada istilah yang mengatakan “satu untuk semua, semua untuk satu” untuk menunjukkan arti arti dari kebersamaan. Ya, kebersamaan itu memang sangat penting dalam pertemanan. Namun tidak selamanya pertemanan itu berjalan sepeti yang kita inginkan. Selalu saja ada perbedaan yang dapat membuat ketegangan di dalamnya. Dan yang paling bahaya lagi apabila ketegangan itu hingga terjadi perpecahan malah berujung permusuhan.
Memang benar-benar menyakitkan. Yang awalnya teman “saling menjaga” satu sama lain berubah seketika menjadi “saling menjatuhkan” satu sama lain. Terkadang selalu saja ada lintasan pikiran “gue pingin cepet-cepet selesein masalah ini sama loe loe pada”. Tapi pada dasarnya tidak semua masalah itu harus benar-benar diselesaikan dengan cara seperti itu. Ada juga masalah yang dapat hilang begitu saja seiring berjalannya waktu.
Berdasarkan pengalaman saya pribadi (hehe...) ini dia tipsnya J
1. keep your emotion
Ini memang hal yang paling sulit. Memang membuat dada jadi sesak untuk menghadapinya. Tapi tahukah readers ? Secara tidak langsung ini dapat menjadi bahan pelajaran untuk diri sendiri agar menjadi pribadi yang lebih sabar dari yang sebelumnya. Mereka mau mengatakan apapun tentang dirimu untuk memancing emosimu, tapi jika kita dapat mengontrol emosi ekstra semua itu pasti dapat berjalan tanpa ada beban.
Namun jika emosi kita terpancing, otomatis orang yang memancing emosimu itu hatinya akan merasa senang dan menyalahkan kita. “Eh, perasaan gue enggak ngomongin loe deh !” atau “Eh, napa loe marah ? Gue enggak ngomongin loe !” atau “Napa ? Ngerasa kesindir ?”. Itulah kalimat yang pasti diucapkan mereka. Isn’t it ?
- 2. keep smile although they always say bad rumors about yourself
“Eh gue paling enggak suka sifatnya yang sok banget deh. Sok pinter. Sok jago. Sok modis. Padahal dia kagak ada apa-apanya.”
“Iya dong. Di depan aja dia baik-baikin kita. Tapi dibelakang sebenernya busuk banget hatinya.”
Secara tidak langsung kita pernah mengatakan kalimat tersebut jika kita benar-benar benci pada seseorang. Sayangnya kita jarang bahkan tidak pernah memikirkan bagaimana rasanya jika kita berada dalam posisi seseorang yang kita injak-injak itu (namun yang akan saya bahas jika berada dalam posisi terinjak-injak tersebut).
Panas hati (Ya). Emosi meningkat (Ya). Kedua hal itu pasti akan terjadi jika kita mendengarnya secara langsung maupun secara diam diam mau di depan atau di belakang kita. Ini dia yang diartikan sebagai teman yang menusuk temannya sendiri.
Anggap saja semua itu tidak pernah terjadi. Anggap saja jika yang mereka katakan itu mengatakan kepada orang lain. Namun tahukah readers ? Secara tidak langsung semua perkataan mereka itu malah akan balik nyerang mereka sendiri. Maka dari itu mengapa ada istilah “Mulutmu harimaumu”.
- 3. silent is gold
“Diam adalah emas”. Istilah itu memang benar. Dalam penerapan permasalahan ini, jauh lebih baik kalau kita itu jangan terlalu banyak berbicara, jangan terlalu banyak ulah dengan kata-kata. Karena kalau tidak hal yang terjadi di point ke dua akan terjadi pada diri sendiri. Jika ingin mengatakan sesuatu, katakanlah seperlunya. Namun bukan untuk menyerang balik mereka.
- 4. keep your relationship with your other friends
“Gue udah temenan akrab lama banget sama dia. Mana gue tipe orang yang susah bergaul lagi. Temen-temen lain pasti udah tau yang mereka omongin tentang gue.”
Anggapan itulah yang sebenarnya salah. Tidak semua teman-teman disekitarmu seperti yang dipikirkan. Mungkin saja mereka ada yang mendengar tapi mereka tidak peduli dan mungkin saja ada yang belum mendengar sama sekali. Inilah salah satu peluang buat kita tetap jalin pertemanan meski bukan teman dekat kita sendiri. Kalaupun nantinya mereka menanyakan tentang rumor itu, inilah waktu yang tepat untuk klarifikasi yang sebenarnya dan tunjukkan semua buktinya. Permainan logika pun juga penting dalam hal ini.
- 5. be positive thinking
Jika kita sudah melakukan di point ke 4 inilah lanjutannya yang harus dilakukan. Mereka mau menanggapinya atau tidak, mau mempercayainya atau tidak itu semua urusan mereka. Tentunya kita tidak boleh memaksakan diri mereka untuk mempercayai kita. Apalagi sampai mengiming-imingi sesuatu bahkan sampai mengancam. Tentu mereka akan merasa tidak nyaman dengan kita. Namun positive thinking saja pada mereka. Kalaupun mereka sampai ikut-ikutan memusuhi kita, itu semua karena mereka tidak mengetahui yang sebenarnya terjadi.
- 6. move on
Biasanya kita mengenal istilah ini jika seseorang sedang patah hati, terutama dalam dengan pacar/mantan pacar. Tanpa disadari istilah ini juga berlaku dalam hal pertemanan. Bahkan cara-cara untuk melupakan mantan yang benar-benar telah menyakiti kita pun juga berlaku dalam hal ini.
- 7. give spirit to your self
“Aku pasti bisa ! Aku pasti bisa menjalani semua tanpa kalian !”
Secara tidak langsung kalimat tersebut tentu pernah kita ucapkan. Motivasi dari dalam diri tentu ini hal yang paling penting agar kita tidak down dalam menghadapi kehidupan yang akan kita jalani.
Semoga dapat membantu J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar